Buya Dive The Radioman menyiarkan :
KEIKHLASAN DALAM BERDOA
Bismillaahirrohmanirrohiim ;
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh.
Sahabat kami yang dirahmati oleh Allah ta’ala...
Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan kita agar ikhlas dalam berdo'a. Firman-Nya; "Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya." (Ghaafir 14).
Sesungguhnya para Rasul berdo'a dengan keikhlasan. Adapun termasuk ikhlas adalah jika kita berdo'a dan memohon pertolongan hanya kepada Allah, dan tidak memohon bantuan kepada selain Allah, kecuali atas izin-Nya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah. Atau jika kamu minta pertolongan, maka mintalah pertolongan kepada Allah." (HR. Imam ath-Tirmidzi).
Dengan demikian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita agar berdo'a dengan hati yang ingat kepada Allah, sehingga do'a kita insyaAllah dikabulkan dan agar do'a itu benar-benar murni karena Allah subhanahu wa ta'ala.
Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (juga) bersabda; "Berdo'alah kepada Allah, dan kalian y.a.k.i.n. d.i.k.a.b.u.l.k.a.n. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai dan lena." (HR. Imam ath-Tirmidzi & al-Hakim).
Adapun makna kalimat; "Muqinuna bil ijabah (yakin dikabulkan)" dalam hadits tersebut adalah, y.a.k.i.n. dengan i.k.h.l.a.s.n.y.a. n.i.a.t. Maka mari kita benahi kembali DO'A kita agar ia senantiasa (benar-benar) IKHLAS lillaahi ta'ala. Sedangkan kiatnya menurut kami; ISTIQOMAH-lah dalam BERDO'A, meski sedang membutuhkan dan atau sedang tidak membutuhkan sesuatu..!? Jangan (sekadar) berdo'a ketika terdesak, lantas berasumsi bahwa do'a anda langsung akan dikabulkan-Nya ibarat adegan 'sim salabim'..!?
Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam.
L♥ve and respect;
Buya Dive dRadioman
Feel Free To Share ✔
KEIKHLASAN DALAM BERDOA
Bismillaahirrohmanirrohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh.
Sahabat kami yang dirahmati oleh Allah ta’ala...
Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan kita agar ikhlas dalam berdo'a. Firman-Nya; "Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya." (Ghaafir 14).
Sesungguhnya para Rasul berdo'a dengan keikhlasan. Adapun termasuk ikhlas adalah jika kita berdo'a dan memohon pertolongan hanya kepada Allah, dan tidak memohon bantuan kepada selain Allah, kecuali atas izin-Nya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah. Atau jika kamu minta pertolongan, maka mintalah pertolongan kepada Allah." (HR. Imam ath-Tirmidzi).
Dengan demikian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita agar berdo'a dengan hati yang ingat kepada Allah, sehingga do'a kita insyaAllah dikabulkan dan agar do'a itu benar-benar murni karena Allah subhanahu wa ta'ala.
Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (juga) bersabda; "Berdo'alah kepada Allah, dan kalian y.a.k.i.n. d.i.k.a.b.u.l.k.a.n. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai dan lena." (HR. Imam ath-Tirmidzi & al-Hakim).
Adapun makna kalimat; "Muqinuna bil ijabah (yakin dikabulkan)" dalam hadits tersebut adalah, y.a.k.i.n. dengan i.k.h.l.a.s.n.y.a. n.i.a.t. Maka mari kita benahi kembali DO'A kita agar ia senantiasa (benar-benar) IKHLAS lillaahi ta'ala. Sedangkan kiatnya menurut kami; ISTIQOMAH-lah dalam BERDO'A, meski sedang membutuhkan dan atau sedang tidak membutuhkan sesuatu..!? Jangan (sekadar) berdo'a ketika terdesak, lantas berasumsi bahwa do'a anda langsung akan dikabulkan-Nya ibarat adegan 'sim salabim'..!?
Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam.
L♥ve and respect;
Buya Dive dRadioman
Feel Free To Share ✔

Tidak ada komentar:
Posting Komentar