Rabu, 11 April 2012

HASAD

Buya Dive The Radioman menyiarkan :

HINDARI Orang yang HASAD



Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh


Sahabat Indonesian Broadcaster yang di sayang Allah ta'ala...

Ketahuilah !
Meski anda berikan sepatu padanya,
hadirkan makanan padanya,
suguhkan minuman padanya,
anda bentangkan karpet untuknya,
atau bahkan anda sapu--pel rumahnya,
maka anda akan tetap menjadi MUSUHNYA untuk selamanya !!

Mengapa !?
Sebab akar penyebab permusuhannya tidak pernah hilang dalam diri anda. Ia bisa saja memusuhi anda karena ilmu yang anda miliki, atau lantaran sopan santun, harta atau kedudukan anda.

Karenanya, bagaimana mungkin anda meminta berdamai denganya, sedangkan anda sendiri tidak mau menanggalkan semua potensi dan keutamaan anda !? Para penghasud selalu akan melihat kapan anda tergelincir, atau kapan anda jatuh. Ia selalu mendambakan agar anda bangkrut !

Hari-hari terindahnya adalah saat anda sakit. Malam-malam gemilangnya adalah saat anda fakir dan miskin. Jam-jam paling bahagianya adalah saat anda tertelungkup tak berdaya. Waktu yang paling disenanginya adalah tatkala ia melihat anda sedih, di landa gundah gulana dan tercabik derita.

Sedangkan waktu yang paling tidak di sukainya adalah jika anda berkecukupan. Khabar paling mengejutkannya adalah jika anda “naik daun”. Bencana paling hebat bagi dirinya adalah jika karier anda menanjak. Sungguh tertawa anda adalah tangisan baginya, sukses anda adalah gagal baginya.

Ia tidak ingat sesuatu pun tentang anda kecuali ketergelinciran anda. Ia tidak memperhatikan anda kecuali saat anda sedang tersungkur. Kesalahan kecil anda lebih besar dari gunung Uhud. Dosa kecil anda di matanya lebih berat dari Tsahlan. Walau pun anda lebih fasih bicaranya daripada Subhan, namun anda dalam pandangannya jauh lebih kelu daripada Baqil. Meski pun anda lebih dermawan dari Hatim, tapi dalam pandangannya anda jauh lebih bakhil dari Marid. Walau pun anda (misalnya) lebih cerdas dari Imam Asy-Syafi’i, maka anda akan dilihat jauh lebih idiot dari Habnaqah.

Orang yang memuji anda dalam pandangannya adalah pembohong besar. Orang yang menyanjung anda dalam pandangannya adalah seorang munafik. Orang yang mendekati anda dalam majelisnya, adalah orang yang tak berarti dan hina. Ia akan senantiasa membenarkan orang yang menghina anda. Ia pun senantiasa membenarkan orang yang menghina anda. Ia demikian menyukai orang yang membenci anda, dan merapat pada pada orang yang memusuhi anda. Begitu juga ia akan membantu orang membenci dan menjauhi anda. Putih dalam pandangan anda adalah hitam baginya, siang dalam persepsi anda adalah malam menurutnya. Astaghfirullah wa na’udzubillaah…

Oleh karena itu, janganlah sesekali ia dijadikan hakim di antara anda dan orang lain, sebab ia akan memutuskan kalah atas anda sebelum ia mendengarkan dakwaan, bahkan sebelum adanya fakta. Jangan biarkan ia melihat rahasia anda, sebab obsesinya adalah rahasia anda itu menyebar dan menebar kemana-mana. Ia akan selalu mencatat kekurangan anda dengan rajin, hingga suatu saat akan dibeberkannya. Tidak ada jalan selamat darinya kecuali anda HARUS MENGASINGKAN DIRI DARINYA. Anda harus lari darinya, menyembunyikan diri jauh dari rumahnya, dan seterusnya…!

Ketahuilah dengan sesadar-sadarnya, bahwa andalah yang telah membuatnya sakit dan menderita. Andalah yang membuatnya tidak tidur semalaman, dan membuatnya sakit parah. Andalah yang telah mendatangkan duka padanya. Anda pula orangnya yang membuatnya susah, capek dan menderita ^^

Sesungguhnya orang yang HASAD itu adalah seorang zholim yang memakai baju orang yang dizholimi. Namun cukuplah bagi anda, dan biarkan orang itu dengan dadanya yang sakit, hidupnya yang duka lara, karena selalu di kepung dengan rasa susah dan di timpa kepedihan-kepedihan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepadanya. Cukuplah (bagi mereka) Jahannam yang menyala-nyala apinya.” (QS. An-Nisaa’ 55).

Wallahu tabaroka wa ta’ala a’lam.



Barakallahu fiik

Buya Dive The Radioman


Tidak ada komentar:

Posting Komentar