Selasa, 15 Mei 2012

KETIKA DISEBUTKAN; HAYYA ‘ALA SHALAH & HAYYA ‘ALAL FALAH


Buya Dive The Radioman menyiarkan :

KETIKA DISEBUTKAN;
HAYYA ‘ALA SHALAH &
HAYYA ‘ALAL FALAH




 

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamua’laykum warohmatullaahi wabarokaatuh


Wahai sahabat radio broadcaster di Indonesia...

Ketika seorang muslim mendatangi masjid untuk sholat, artinya ia sedang mengerjakan dua perkara besar dalam hidupnya, sekaligus menjadi missi sebuah masjid; mengerjakan sholat, setelah itu pulang membawa kemenangan dan kesuksesan besar.

Subhanallah, itu dua perkara (missi) besar yang ditawarkan masjid dan musholla. Allah ta’ala selalu menawarkan dua missi ini secara terbuka kepada orang-orang yang mengaku beriman, melalui dikumandangkannya adzan yang kita dengar dari corong-corong masjid. Allah ta’ala hendak mengajak orang-orang beriman menuju Jannah-Nya. “Wallahu yad’u ilal jannah wal magfiroh.” (Allah mengundang ke jannah dan ampunan-Nya – Al-Baqarah 221).

Sayangnya, oleh sebagian umat Islam, panggilan ini di anggap seruan biasa. Bahkan tak jarang di anggap sebagai panggilan marbot masjid yang kebetulan ditugaskan menjadi muadzin, bukan panggilan Allah. Parahnya lagi, seruan ini di anggap pengganggu dan pemutus kegiatan ‘making money’!? Na’udzubillaah…

Padahal, kalaulah disadari bahwa sesungguhnya muadzin hanya sekadar perpanjangan ‘suara Allah ta’ala’. Minimal sebanyak 5 kali, orang-orang beriman di ajak untuk meraih dua missi besar ini.

Sungguh bahwa dua missi besar itu tidak pernah berhenti dikumandangkan di ruang langit. Usai dikumandangkan di wilayah Timur, seperti Papua, Maluku, selanjutnya di sambut oleh corong-corong masjid yang berada di Sulawesi seperti Palu, Makassar, dan lain-lain. Belum selesai dikumandangakan pada daerah-daerah tersebut, missi ini langsung diteruskan oleh masjid-masjid yang berada di pulau Jawa termasuk Jakarta. Usai di Indonesia, missi ini digaungkan oleh Negara-negara lain, yang waktu sholatnya berbeda dengan Indonesia. Subhanallah, insyaAllah gema adzan akan selalu mengawal perputaran bumi hingga akhir zaman.

Oleh karena itu gapailah sukses, dan berbahagialah orang-orang yang sadar lebih awal untuk meraih dua missi besar ini; yaitu SHOLAT dan KESUKSESAN BESAR. Amiin yaa Mujiibassailin.






N.O.T.E. :


Semoga sahabat juga berkenan untuk menyebarkan catatan di atas yang merupakan salinan dari rekaman komunikasi Islami yang (juga) buya tempatkan di alamat ini :
KETIKA DISEBUTKAN;
HAYYA ‘ALA SHALAH &

HAYYA ‘ALAL FALAH


Sesungguhnya hanya ridho Allah ta'ala saja yang hendak kita jemput, dan semoga ini membawa keselamatan kita semua dunya wal akhirat. Aamiin yaa Allah yaa Mujibbussailin.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, "Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?" (QS. Huud {11}:51).

Shadaqallahul'adziim, Mahasuci Allah yang PASTI dengan semua Janji-Nya...

Sesungguhnya HAK CIPTA hanyalah Milik ALLAH Subhanahu wa Ta'ala. Namun mengubah hasil karya dari saudaramu adalah tindakan yang buruk. Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam...



Barakallaahu fiekum
Buy@dIVe~ dRadioman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar