Buya Dive The Radioman menyiarkan :
MASUKNYA JIN KE DALAM TUBUH MANUSIA

TANYA :
“Beberapa orang jatuh sakit. Orang-orang mengatakan bahwa jin telah masuk ke dalam tubuh mereka. Kemudian mereka memanggil orang lain (paranormal) untuk mengeluarkan jin yang masuk tersebut dari dalam tubuh orang-orang yang sakit. Apakah yang demikian itu benar?” (Pertanyaan melalui SMS 085365595553 dari Anto – Surabaya).
Buy@dIVe~ MENJAWAB :
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh
Nanda Anto yang disayang oleh Allah ta’ala…
Suatu bentuk fenomena umum di kalangan muslim (yang awam), adalah mereka mengatakan bahwa jin bersemayam di dalam tubuh seorang lelaki atau wanita yang sakit. Kemudian mereka memanggil orang yang menurut pandangan mereka mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan jin tersebut dari tubuh orang yang sakit!?
Na’udzubillah, sesungguhnya fenomena seperti itu amat menyedihkan, sehingga (bukan mustahil) akan memberikan kesempatan untuk tindak penipuan harta bagi orang-orang yang bodoh.
Kondisi penyakit yang demikian, umumnya termasuk kategori kejang-kejang syaraf menurut pandangan para dokter. Mereka mengatakan bahwa solusi terbaik untuk menyembuhkannya adalah banyak makan makanan bergizi, banyak berolah-raga di tempat-tempat yang bersih udaranya, pemandangan indah yang dapat mengendurkan urat syaraf, serta menjauhi daerah-daerah yang tercemar polusi, di samping itu ia juga mengkonsumsi obat-obatan yang telah ditentukan untuk penyakit tersebut. Hal ini sebenarnya juga sebagaimana yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beritahukan kepada kita.
Para ulama terdahulu ada yang mengatakan bahwa mengaikan penyakit ini kepada jin atau syaithon, adalah sesuatu yang BATHIL. Sebab, Al-Qur’an mengisahkan tentang syaithon sebagai berikut; “Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku.” (QS. Ibrahim 22).
Mereka mengatakan bahwa firman Allah subhanahu wa ta’ala di dalam surah Al-Baqarah ayat 275; “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan berdirinya orang-orang yang kemasukan syaithon lantaran (tekanan) penyakit gila”, berkaitan dengan cara-cara perilaku orang-orang Arab dimana Al-Qur’an turun dengan bahasa mereka. Ungkapan tersebut merupakan kiasan, yang maksudnya memberikan gambaran sejauh mana kesesatan dan kerusakan yang yang ditimbulkan karena memakan riba. Sebab riba membuka pintu kerugian serta kerusakan.
Akan tetapi, mayoritas ulama mengatakan bahwa sesungguhnya syaithon adalah setiap sifat yang sombong dan membangkang, baik dari kalangan manusia, jin, maupun binatang. Ada pun jin dan ifrit yang sering disebutkan dalam dien adalah benda-benda hidup yang terbuat dari api dan tidak tersusun dari unsur yang lain. Ia dapat masuk menyusup ke dalam badan sebagaimana menyusupnya udara. Di antara mereka ada yang sholeh, juga ada yang sesat. Keberadaan mereka dinyatakan di dalam Al-Qur’an al-Karim serta Sunnah yang suci.
Banyak orang yang memanfaatkan keadaan ini, dan mereka dengan enteng mengatakan terhadap orang-orang yang ditimpa penyakit KEJANG SYARAF, bahwa JIN TELAH MASUK KE DALAM TUBUHNYA, menguasai tubuhnya, serta berbicara dengan menggunakan lisannya. Lantas keadaan ini tidak dapat dismbuhkan kecuali di tangan orang-orang tertentu yang mempunyai kemampuan MISTIS untuk mengeluarkan jin dari dalam tubuh orang yang sakit…^^
Bentuk PENIPUAN dan pengeksploitasian demikian adalah suatu hal yang benar-benar dikeluhkan orang-orang muslim yang berakal. Sebab hal itu merupakan perkara YANG TIDAK DAPAT DITERIMA OLEH UMAT TERPELAJAR, dan telah maju dalam bidang ilmu kedokteran.
Maka perihal yang seharusnya dilakukan oleh orang yang sedang sakit adalah mencari kesembuhan dengan bantuan dan pertolongan dari Allah ta’ala melalui seorang dokter yang ahli dan mukmin. Sebab Allah ta’ala telah membimbing manusia kepada banyak cara penyembuhan dan pengobatan.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; “DIA telah mengajarkan kepada manusia apa-apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaaq 5).
Penyembuhan penyakit kejiwaan telah sedemikian maju sebagaimana kemajuan yang telah dicapai dalam penyembuhan fisik. Barangsiapa yang tidak memperoleh kesembuhan dari dokter fisik, maka ia dapat berkonsultasi dengan dokter jiwa.
Duhai sahabat Indonesian Broadcaster yang di sayang oleh Allah ta’ala, sesungguhnya DIA memberi petunjuk kepada siapa saja ke jalan yang lurus. Subhanallah, Mahasuci Allah dengan segala karunia-Nya…
Barakallahu fiikum
Buya Dive The Radioman
Dicatatkan oleh : ~∂eanny♥divΞ
MASUKNYA JIN KE DALAM TUBUH MANUSIA

TANYA :
“Beberapa orang jatuh sakit. Orang-orang mengatakan bahwa jin telah masuk ke dalam tubuh mereka. Kemudian mereka memanggil orang lain (paranormal) untuk mengeluarkan jin yang masuk tersebut dari dalam tubuh orang-orang yang sakit. Apakah yang demikian itu benar?” (Pertanyaan melalui SMS 085365595553 dari Anto – Surabaya).
Buy@dIVe~ MENJAWAB :
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh
Nanda Anto yang disayang oleh Allah ta’ala…
Suatu bentuk fenomena umum di kalangan muslim (yang awam), adalah mereka mengatakan bahwa jin bersemayam di dalam tubuh seorang lelaki atau wanita yang sakit. Kemudian mereka memanggil orang yang menurut pandangan mereka mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan jin tersebut dari tubuh orang yang sakit!?
Na’udzubillah, sesungguhnya fenomena seperti itu amat menyedihkan, sehingga (bukan mustahil) akan memberikan kesempatan untuk tindak penipuan harta bagi orang-orang yang bodoh.
Kondisi penyakit yang demikian, umumnya termasuk kategori kejang-kejang syaraf menurut pandangan para dokter. Mereka mengatakan bahwa solusi terbaik untuk menyembuhkannya adalah banyak makan makanan bergizi, banyak berolah-raga di tempat-tempat yang bersih udaranya, pemandangan indah yang dapat mengendurkan urat syaraf, serta menjauhi daerah-daerah yang tercemar polusi, di samping itu ia juga mengkonsumsi obat-obatan yang telah ditentukan untuk penyakit tersebut. Hal ini sebenarnya juga sebagaimana yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beritahukan kepada kita.
Para ulama terdahulu ada yang mengatakan bahwa mengaikan penyakit ini kepada jin atau syaithon, adalah sesuatu yang BATHIL. Sebab, Al-Qur’an mengisahkan tentang syaithon sebagai berikut; “Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku.” (QS. Ibrahim 22).
Mereka mengatakan bahwa firman Allah subhanahu wa ta’ala di dalam surah Al-Baqarah ayat 275; “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan berdirinya orang-orang yang kemasukan syaithon lantaran (tekanan) penyakit gila”, berkaitan dengan cara-cara perilaku orang-orang Arab dimana Al-Qur’an turun dengan bahasa mereka. Ungkapan tersebut merupakan kiasan, yang maksudnya memberikan gambaran sejauh mana kesesatan dan kerusakan yang yang ditimbulkan karena memakan riba. Sebab riba membuka pintu kerugian serta kerusakan.
Akan tetapi, mayoritas ulama mengatakan bahwa sesungguhnya syaithon adalah setiap sifat yang sombong dan membangkang, baik dari kalangan manusia, jin, maupun binatang. Ada pun jin dan ifrit yang sering disebutkan dalam dien adalah benda-benda hidup yang terbuat dari api dan tidak tersusun dari unsur yang lain. Ia dapat masuk menyusup ke dalam badan sebagaimana menyusupnya udara. Di antara mereka ada yang sholeh, juga ada yang sesat. Keberadaan mereka dinyatakan di dalam Al-Qur’an al-Karim serta Sunnah yang suci.
Banyak orang yang memanfaatkan keadaan ini, dan mereka dengan enteng mengatakan terhadap orang-orang yang ditimpa penyakit KEJANG SYARAF, bahwa JIN TELAH MASUK KE DALAM TUBUHNYA, menguasai tubuhnya, serta berbicara dengan menggunakan lisannya. Lantas keadaan ini tidak dapat dismbuhkan kecuali di tangan orang-orang tertentu yang mempunyai kemampuan MISTIS untuk mengeluarkan jin dari dalam tubuh orang yang sakit…^^
Bentuk PENIPUAN dan pengeksploitasian demikian adalah suatu hal yang benar-benar dikeluhkan orang-orang muslim yang berakal. Sebab hal itu merupakan perkara YANG TIDAK DAPAT DITERIMA OLEH UMAT TERPELAJAR, dan telah maju dalam bidang ilmu kedokteran.
Maka perihal yang seharusnya dilakukan oleh orang yang sedang sakit adalah mencari kesembuhan dengan bantuan dan pertolongan dari Allah ta’ala melalui seorang dokter yang ahli dan mukmin. Sebab Allah ta’ala telah membimbing manusia kepada banyak cara penyembuhan dan pengobatan.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; “DIA telah mengajarkan kepada manusia apa-apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaaq 5).
Penyembuhan penyakit kejiwaan telah sedemikian maju sebagaimana kemajuan yang telah dicapai dalam penyembuhan fisik. Barangsiapa yang tidak memperoleh kesembuhan dari dokter fisik, maka ia dapat berkonsultasi dengan dokter jiwa.
Duhai sahabat Indonesian Broadcaster yang di sayang oleh Allah ta’ala, sesungguhnya DIA memberi petunjuk kepada siapa saja ke jalan yang lurus. Subhanallah, Mahasuci Allah dengan segala karunia-Nya…
Barakallahu fiikum
Buya Dive The Radioman
Dicatatkan oleh : ~∂eanny♥divΞ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar